Original entry from 2008 - stase forensik : haha hihi anytime anywhere
hari ini, coret, pagi ini. tiba-tiba dr. Ny masuk ruang kelas sambil bilang, "dek, ada otopsi 2 jenazah ya, segera!" langsung aku tanya kaptenku, Edw dengan ngeri, "yang otopsi siapa?" dan dijawab, "KITA!" hiyaaa.. otopsi, malesnyaaa... walaupun perlu sih, soalnya kita belum pernah otopsi orang dewasa blas. karena berhubung yang dibilang 2 jenazah itu satunya bayi, akhirnya cuma butuh 3 kelompok. that means, U1 digabung U2. setelah heboh dengan segala persiapan, kita maju perang. ampun-ampun, ada aja hari ini. aku lupa bawa kamera, dan apesnya, konseptor kita dipanggil sama dr. A dan konseptor sementara nggak ada yang bawa kamera. akhirnya tukang kamera gantian sama yang otopsi bayi. abis gitu, yang harus kita otopsi itu korban keyorok massa. buju busyet pas PL, capek ngukuri luka memar lah, luka lecet la, sakbajek2.. sampe anak2 bilang gini, "mbok ya lek nggepuk itu pisan ae, ga usah bolak balek, capek ngukurine." (kalau mau mukul itu sekali aja, nggak perlu bolak balik, capek ngukurinnya), hahaha...
oya, pemandangan otopsi kali ini emang mencengangkan grup yang baru. maklum, mereka belum pernah lihat kita PL kapan hari. hari ini pun seperti itu. kita penuh canda tawa. mulai dengan segala macam ijin ke jenazah, misalnya Erh pas mau menandai yang mau dibuka dengan scalpel, bisa2nya dia bilang gini, "maaf ya pak, agak nggak enak sedikit, tapi ditahan aja.." plis deh, he's already dead. arek2 itu masih pake permisi seakan-akan orang itu masih hidup. belum lagi segala guyonan soal jerohan itu. sampai kelompok konseptor yang asli tercengang pas mereka mengikuti kita. trus lucunya lagi, Erh itu kan gampang keringetan, padahal perlengkapan perang otopsi itu memicu sekresi keringat berlebih. alhasil, sternum belum kepotong aja keringetnya Erh itu udah bercucuran. bahkan pas akhirnya paru dan jantung itu terlihat dengan indahnya, keringetnya Erh itu netes-netes sampai anak2 bilang gini, "ntar jangan2 pas bagian ada cairan bebas, emang ada cairan bebas di cavum thorax (rongga dada), tapi gara-gara keringetnya Erh," hahhaaha..
another highlight, para konseptor itu memang terlalu baik. maklum, masih baru.. mereka kasian lihat Erh bercucuran keringet gitu. akhirnya salah satu dari mereka itu menginterupsi kita dan menawarkan tissu buat ngelap keringet Erh. karena jelas2 tangan kita terbungkus sarung tangan bersimbah darah, ga mungkin Erh ngelap sendiri keringetnya kan? makanya, konseptor itu yang ngelapin keringetnya dan langsung deh disambut dengan 'ihiii..." khas kita. seakan nggak mau kalah, Rk terus menambah hot suasana pas dia nggantiin tempatnya Erh. dia malah minta, "mbak, tolong dong, ada tissue nggak? aku keringetan nih.." anak2 langsung nggeledekin, "nggak mau kalah tuh..." sampe dr. AA dateng dan tanya, ada apa kok heboh banget. kita langsung diem, soalnya hebohnya nggak berbau forensik blas, hahaha.. yang jelas, it's so tiring, bikin orang dehidrasi. pengap. soalnya nggak enak. well, now at least kita udah pernah otopsi orang dewasa 1x. i guess we'll be ready for the next otopsy.
No comments: